Jangan pernah minta keadaan menjadi lebih mudah, tetapi mintalah menjadi orang yang lebih kuat dari keadaan itu.

Race kali ini penuh dgn drama: dari panik ketakutan krn di tabrak2 pas berenang, gigi yg copot krn gigit botol air, lalu kaki yg kram parah di km 73 & 75 pas sepedaan sehingga harus berhenti hampir 1jam. Sempat ditawari 2 kali oleh panitia untuk diangkut, tetapi saya memutuskan untuk terus bersepeda. Lanjut lari 21km melawan panasnya matahari & kaki yg sakit & kaku sambil memantau pace utk bisa finish sebelum Cut Off Time (COT).

Menjalaninya merupakan perjuangan yang sangat berat: keraguan di hati, kaki yg semakin sakit, panas matahari yg menyengat, semangat yg patah. Tapi komitmen saya bulat: “Saya akan menyelesaikan pertandingan ini sampai selesai, walaupun ada kemungkinan pulang tidak membawa medali krn lewat COT.

3 jam terakhir saya terus berdoa, fokus & berjuang memberikan yang terbaik yang bisa saya lakukan. Karena menyerah bukanlah sebuah pilihan. Di KM terakhir saya tahu saya hanya punya beberapa menit lagi utk finish sebelum COT. Saya kumpulkan semua kekuatan dan berlari sekencangnya menuju garis finish utk meraih impian saya mendapatkan medali & gelar ironman 70.3 hanya dengan 17 detik tersisa.

#pursuingLIFE

One Comment

Leave a Reply