Kejujuran dalam pernikahan

Salah satu kunci pernikahan yang sukses adalah kejujuran utk menyampaikan informasi kepada pasangan kita dgn sebenar2nya dan seutuh2nya.

Banyak pasangan bergumul untuk bisa melakukan hal ini dgn konsisten. Kejujuran sangat mempengaruhi keharmonisan & tingkat kedewasaan setiap pasangan dalam membangun rumah tangga.

Jangan ada kebohongan sedikitpun dalam pernikahan harus menjadi prinsip utama di rumah kita semua.

Jujur artinya menceritakan sebuah informasi/kejadian apa adanya, sesuai aslinya, tidak ditambah, tidak dikurangi, tidak direkayasa, dan komplit seutuhnya.

Informasi yg sebagian diceritakan & sebagian lagi ditutupi, itu termasuk tidak jujur. Walaupun bagian yg diceritakan itu disampaikan dgn penuh kejujuran.

Hal2 yg sering ditutup2i: kesalahan, kegagalan, masalah seputar keuangan, emosi/perasaan, pekerjaan, sesuatu yg kita suka tapi pasangan kita tdk suka, dll.

Kita sering tidak jujur sebenarnya karena ketakutan, keegoisan & ketidakdewasaan kita, tapi sering dikamuflase dgn alasan yg paling basi, yaitu: takut melukai pasangan kitalah, pasangan kita tdk mengerti keadaan kitalah, dll.!

Perhatikan alasan basi di atas….kita yg seharusnya bertanggungjawab akan perbuatan kita, tp seolah2 kesalahannya ada pada pasangan kita! Inilah tipuan yg sebenarnya. Disinilah masalah besar berasal.

– Sadarilah kebohongan yg ditutupi hari ini pasti akan terbuka suatu saat nanti, tetapi dengan dampak yg jauh melukai hati pasangan anda.

– Belajarlah terbuka apa adanya, walaupun kadang kebenaran bisa menyakitkan.

– Sadarilah pasangan anda jauh dari sempurna sehingga kesalahan/kekhilafan pasti bisa terjadi.

– Jangan langsung marah & menghakimi saat ada kesalahan.

– Kesabaran & kasih karunia harus melimpah.

– Kejadian yg lalu tdk bisa dirubah, tapi hari ini & besok keadaan bisa lebih baik.

....But as people sinned more and more, God’s wonderful grace became more abundant...

Romans 5:20b

#pursuingLOVE

Leave a Reply